Laboratorium, Studio, dan Bengkel

Studio merupakan sarana akademik di jurusan yang keberadaannya dalam rangka pengembangan kegiatan pendidikan dan pengajaran. Dengan adanya studio diharapkan mahasiswa dapat menguasai kemampuan seni, desain, dan pengajarannya secara luas. Tugas pokok studio merupakan tugas yang harus dilaksanakan untuk membantu efektifitas pencapaian tujuan perkuliahan praktikum yang beraspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

Tugas pokok tersebut terdiri dari :

  1. perencanaan, pengadaan, perawatan
  2. penyimpanan bahan-bahan praktikum
  3. perencanaan sistem pengelolaan untuk pemakaian studio.

Secara fisik studio terdiri atas beberapa macam studio dengan kelengkapan sesuai dengan masing-masing fungsinya. Studio di Jurusan Seni dan Desain terdiri atas :

  • studio gambar,
  • studio Lukis,
  • studio Patung,
  • studio Kriya Keramik,
  • studio Kriya Ukir,
  • studio Anyam,
  • studio Kriya Sablon& Batik,
  • studio Rendering dan Animasi,
  • studio Fotografi,
  • studio Media Rekam/Mikro Teaching,
  • studio komputer,
  • studio Kerawitan,
  • studio Musik,
  • studio Tata Rias,
  • studio Editing,
  • studio Pementasan, dan
  • studio Tari.

Studio di jurusan dipimpin oleh petugas studio (laboran), dosen pembina matakuliah dan mahasiswa. Tugas utama Kepala Laboratorium bersama petugas studio adalah memberikan layananpenggunaan alat dan sarana prasarana laboratorium dan studio dalam kegiatan akademik. Program kegiatan laboratorium direncanakan dan dilaksanakan tidak terpisah dari program kegiatan jurusan, yang secara garis besar meliputi: (1) membuat usulan kebutuhan perkuliahan praktikum, (2) membuat usulan perawatan, pergantian sarana, (3) menyediakan dan menyiapkan sarana, (4) merawat dan mengawasi keamanan sarana, (5) menyimpan dan mendokumentasikan karya mahasiswa, (6) mengembangkan mekanisme pengelolaan studio, (7) membuat laporan pertanggungjawaban studio.